You are here

Entry Pages dan Exit Pages

Entry Pages dan Exit Pages

Entry pages adalah halaman yang pertama diakses ketika pengunjung datang ke website kita. Dalam kebanyakan kasus adalah homepage, tetapi tidak selalu demikian. Jika kita berhasil melakukan optimasi kalaman-halaman lain sehingga halaman-halaman tersebut secara individual memiliki ranking yang tinggi di mesin pencari, mungkin sebagian mengunjung akan masuk melalui ?pintu samping?.

Pengunjung bisa datang melalui jalan yang berbeda-beda (mesin pencari, bookmark, banner, iklan, mengetik URL, dll.) dan masuk melalui berbagai ?pintu?.

Entry pages sangat penting dalam SEO, karana merupakan halaman yang pertama kali dilihat pengunjung ketika masuk ke website kita. Disinilah fase kritis dimana pengunjung memutuskan apakan akan menjelajah lebih lanjut di dalam website kita atau berlalu menuju website lain.

Pada umumnya sebuah website terdiri dari sejumlah sub-website yang lebih kecil dan saling berhubungan dalam bentuk struktur navigasi website. Sebagai contoh jika website kita adalah toko buku online, maka website kita akan merupakan jaringan dari sub-sub website novel, fiksi ilmiah, pikologi, ekonomi dan manajemen, komputer dan elektronika, hobi, dan sebagainya.

Masing-masing sub-website memiliki halaman utama, yang mungkin akan menjadi entry page untuk pengunjung yang memiliki ketertarikan terhadap isi yang spesifik dari sub-website tertentu.

Memahami mana saja halaman website yang kiranya akan menjadi entry page sangat penting sehingga kita dapat melakukan optimasi yang optimal untuk masing-masing website. Jika homepage dan main page pada masing-masing sub-website diptimasi secara optimal, maka website kita mungkin akan mendapatkan rangking yang tinggi untuk sejumlah kata atau frasa kunci yang relevan.

Semakin banyak anda menambah sub-website yang dioptimasi dengan baik, semakin besar kemungkinan website anda akan mendapat ranking yang bagus untuk lebih banyak kata atau frasa kunci. Misalnya anda mengetahui bahwa ? selain jenis buku ? banyak orang melakukan pencarian buku dari penerbit tertentu.

Kita dapat membangun sub website baru untuk ? misalnya ? buku-buku terbitan Elex Media. Deengan demikian website kita ebrpotensi untuk mendapatkan ranking yang tinggi untuk pencarian ?buku komputer? dan ?buku terbitan elex media?.

Karena entry pages merupakan bagian yag sangat penting dalam struktur suatu website, seyogyanya kita melakukan pemantauan yang intensif dengan menggunakan program khusus untuk melakukan analisa performa website, dengan demikian kita selalu yakin bahwa bahwa sebagai mesin uang website kita bekerja dengan sempurna. Salah satu program analisa yang lengkap dan gratris adalah Google Analytics yang bisa menunjukkan pada anda entry dan exit pages yang paling sering dilewati.

Exit pages adalah halaman terakhir yang dilihat pengunjung sebelum mereka meninggalkan website kita, baik dengan mengikuti link ke website lain dari halaman web kita, kembali ke mesin pencari untuk mengunjungi website lain dari daftar hasil pencarian, mengetikkan URL website lain, dan sebagainya.

Mengapa exit page penting? Pertama adalah karena kita berkepentingan untuk menggiring pengunjung dari entry page tempat mereka masuk untuk keluar melalui exit page yang kita inginkan. Jika exit page ternyata adalah juga entry page, maka website kita gagal untuk menarik pengujung menjelajah lebih lanjut. Artinya mereka masuk ke website kita, dengan alasan tertentu tidak tertarik, dan langsung pergi lagi. Jika ini yang terjadi, kapan mereka akan memebeli?

Umumnya skenario yang kita harapkan seperti berikut:

Google >> search ?buku komputer? >> main-page ?buku komputer? >> subb-page ?pemrograman internet? >> detail buku ?mahir PHP dalam 24 jam? >> keranjang belanja >> pembayaran >> tanda terima.

Dari contoh di atas lita bisa melihat bahwa exit page yang kita harapkan adalah halaman ?tanda terima?. Jika exit page pengunjung bukan halaman tersebut, artinya website kita gagal untuk menggiring pengunjung untuk melakukan pembelian. Jika semua pengunjung polanya seperti itu, artinya website kita secara komersial GAGAL meskipun upaya SEO yang kita lakukan berhasil.

Sangat baik jika website kita memiliki fasilitas yang disebut bread-crumb trail atau perekam jejak. Fasilitas ini fungsinya mencatat dalam bentuk link langkah-langkah yang ditempuh pengunjung sampai pencapai halaman tertentu.

Dengan demikian pengunjung dapat menggunakannya sebagai jalan kembali jika diperlukan. Manfaat tambahannya adalah mempermudah crawler menganalisa website anda dengan adanya ?jalur masuk? dan ?jalur keluar? yang mudah ditelusuri.

Bread-crumb trail biasanya ditempatkan di bagian atas halaman dengan bentuk seperti:
HOME >> buku komputer >> pemrograman internet >> mahir PHP dalam 24 jam >> keranjang belanja >> pembayaran >> tanda terima
yang masing-masing merupakan text link. Dengan cara ini jika misalnya pengunjung mencari buku mengnai pemrograman internet dengan PHP, dan mendapati bahwa ?mahir PHP dalam 24 jam? tidak sesuai dengan keinginannya, dia bisa ?mundur? dengan meng-click ?pemrograman internet? pada bread-crumb trail yang disediakan.

Leave a Reply

Top